Ben Kecil

(2 ulasan pelanggan)

Rp150.000

Ben adalah seorang anak laki-laki teristimewa. Meskipun memiliki ukuran tubuh yang kecil, tetapi ia memiliki hati emas seluas samudra dan setinggi angkasa. Bagaimana cara Ben menghadapi perundungan? Mengapa ia selalu membawa kantong plastik ke sekolahnya?

Cerita yang dapat diperkenalkan pada anak yang sedang belajar berempati, bertoleransi, dan bersosialisasi. Buku memikat tentang perbedaan, bersikap positif, merasa cukup, dan menjadi diri sendiri. Dilengkapi dengan informasi berguna tentang perkembangan hati nurani. Untuk pembaca cilik yang penuh rasa ingin tahu mulai usia 6 tahun ke atas.

Deskripsi

Publishing : BIG
Hardcover  |32 pages | 210 x 290 mm | ISBN: 978-623-9819-23-1
Penulis : Winda Susilo
llustrator: Myriam Berenschot

Informasi Tambahan

Berat 0.5 kg

  1. Sri Purnamasari

    Kisah tentang seorang anak bernama Ben. Kisah yang mengharukan. Dengan latar belakang Ben yang tidak seperti anak pada umumnya dan memiliki tubuh yang tidak sempurna, Ben menghadapi perundungan setiap hari di sekolah. Ben diadopsi oleh keluarga yang mendukung, mempercayai dan mencintai Ben. Hal ini membuat Ben tumbuh menjadi anak yang kuat dan percaya diri.

    Buku ini mengajarkan kita untuk mencintai diri sendiri dan mengubah hal negatif yang terjadi pada kita menjadi hal yang positif. Karakter Ben yang berhati mulia begitu terasa hangat bagi pembaca cilik.

    Pesan moral yang diberikan penulis di halaman terakhir buku ini, memberikan ketukan di hati pada orang tua untuk selalu memberikan contoh yang baik kepada anak dan menjadi keluarga yang saling menyayangi apapun kekurangan anak kita.

  2. Christantiowati

    Tokoh bocah perempuan atau lelaki bertubuh sangat mungil bisa ditemukan dalam sejumlah cerita rakyat Indonesia. Si Kecil (Sulawesi Selatan, bocah lelaki), Si Kelingking (Jambi, bocah lelaki), Senggutru (Jawa, gadis kecil seibu jari), Putri Bunga Melur (Sumatra Utara), Siti Minamina (Maluku, gadis kecil). Secara umum, mereka cerdas, pemberani, tabah, bisa mengalahkan raksasa yang mengancam desa. Sebuah cara tradisional untuk menegaskan bahwa ukuran tubuh teristimewa, alih-alih penghalang justru anugrah tersembunyi. Dalam Motif-Indeks Stith Thompson, dongeng macam ini terdaftar di no. L311. Tokoh lemah, kecil mengalahkan lawan besar.

    Dalam Ben Kecil, Winda Susilo menariknya ke dunia kita sekarang. Ditinggalkan dalam keranjang di depan panti asuhan, Ben diangkat anak oleh pasangan bijaksana. Ben diingatkan bahwa dalam tubuh mungil ada hati emas seluas samudra, setinggi angkasa. Selalu bersyukur dan merasa cukup. Ketika dilempari bola kertas setiap hari oleh teman sekelas, Ben justru mengumpulkannya. Lemparlah daku, kalian akan menjadi … proyek rahasianya!

    Sungguh kisah mengharukan tentang suatu keistimewaan yang menggugah nurani dan budi pekerti. Ilustrasi oleh Myriam Berenschot yang indah, menggemaskan dan ekspresif, sangat mendukung kisah tentang aku cukup apa adanya ini.

Tambahkan ulasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.