Di Seberang Gunung

(6 ulasan pelanggan)

Rp150.000

Malam Natal hampir tiba. Robin, si tikus salju ingin merayakan Natal bersama Kakek. Namun, Kakek tinggal jauh di seberang gunung. Dengan tas ranselnya, dia pun berangkat menuju rumah Kakek dengan penuh semangat.

Kisah Natal yang menyentuh tentang petualangan seekor tikus pemberani. Untuk para pencinta petualangan umur 4 tahun ke atas.

Deskripsi

ISBN: 9786239082680
Judul: Di Seberang Gunung
Penulis & Ilustrator: Maya Onodera
Hardback 297 x 217 x 9 mm
32 halaman

Informasi Tambahan

Berat 0.5 kg

  1. Yenny

    Buku ini ukurannya cukup besar dan hard cover, serta ilustrasi menarik sesuai jalannya cerita.
    Buku ini menceritakan petualangan Robin, si tikus salju ketika menuju rumah kakeknya, banyak sekali tantangan yang dihadapi si Robin, mulai dari angin kencang, elang, kucing hutan, dan rubah. Ceritanya cukup panjang, tapi sangat menarik. Si kecil selalu excited mendengarkan cerita petualangan Robin dan sering sekali minta dibacakan sebelum tidur. Bagi anak saya yang masih agak penakut, cerita ini mengajarkan dia supaya menjadi orang yang pemberani.

  2. Dian Puspitasari

    Buku ini sangat bagus, pemberi semangat bagi anak-anak (dan saya) yang ingin mewujudkan tujuan.
    Di sini diceritakan kisah Robin yang ingin mengunjungi kakeknya di seberang gunung.
    Bertemu banyak rintangan tidak mematahkan semangat Robin.
    Ia harus mendaki lagi ketika angin kencang meniupnya, harus bersembunyi dari elang, jatuh tergulung di salju, dikejar kucing liar dan bertemu dengan rubah.
    Tetapi dengan penuh semangat ia berhasil mencapai tujuannya, yakni bertemu si Kakek.

    Suka banget, buku pemberi semangat dan mengajarkan keberanian pada anak.
    Dan ilustrasinya bagus sekali.

  3. Clara

    Buku ini bercerita tentang Robin, seekor tikus yang ingin mengunjungi dan membawakan hadiah Natal untuk kakeknya yang tinggal di seberang gunung. Dia mengalami banyak hambatan dalam perjalanannya menuju rumah kakek; mulai dari cuaca buruk, sampai bertemu dengan binatang lain yang ingin memangsanya. Tapi Robin tidak menyerah begitu saja. Di tengah perjalanan Robin juga mendapatkan bantuan dari kelinci, sehingga perjalanan yang dia lakukan dapat ditempuh dengan waktu yang lebih singkat. Akhirnya Robin sampai di rumah kakeknya tepat waktu dan disambut dengan penuh sukacita oleh kakeknya.

    Cerita dalam buku ini cukup panjang untuk anak berumur 3 tahun (ketika pertama kali saya bacakan ke anak), tetapi dengan alur cerita yang seru untuk diikuti dan ilustrasi yang menarik, membuat anak saya menyimak dengan baik hingga akhir cerita. Bagian yang paling disukai anak saya adalah ketika Robin sampai di rumah kakeknya. Dia ikut senang melihat Robin dan kakeknya berpelukan dengan bahagia.

    Tema dalam buku ini, yaitu tentang keberanian, mau berusaha, dan pantang menyerah untuk mencapai suatu tujuan, sangat penting untuk diperkenalkan ke anak.

  4. Bernadetta Diniari

    Mengisahkan tentang petualangan Robin, si tikus salju, menuju ke rumah kakeknya. Sebuah perjalanan yang jauh untuk ukuran tikus kecil. Berbagai kejadian dihadapi Robin saat menuju rumah kakek, seperti angin kencang dan cuaca buruk, serangan dari elang, pertolongan kelinci salju, serangan kucing serta rubah. Robin kehilangan kantong tidurnya dan ia tetap menghadapi semua masalah yang terjadi serta melanjutkan perjalanan hingga akhirnya sampai di rumah kakek. Mengikuti petualangan Robin, mengingatkan bahwa dalam sebuah perjalanan entah rencana pendek, panjang atau perjalanan hidup, akan ada masalah yang timbul dan juga pertolongan yang datang. Masalah yang timbul tidak menyurutkan semangat Robin untuk menuju ke rumah kakek. Semangat dan sikap pantang menyerah Robin inilah yang dapat diajarkan kepada anak-anak. Pantang menyerah saat menghadapi masalah dan bersyukur saat mendapatkan pertolongan. Itu hal yang saya dapatkan dari buku ini. Oh ya buku ini dapat menjadi hadiah Natal bagi anak-anak karena di akhir buku dituliskan bahwa Robin adalah hadiah Natal terindah untuk kakek. Menjelaskan bahwa kehadiran orang-orang yang dicintai adalah hadiah terindah lebih daripada hadiah berupa materi. Koreksi untuk buku ini adalah penulisan “disekitarnya” yang masih disambung. Ilustrasi gambar sederhana dan fokus tetapi tetap bagus. Selamat mengikuti petualangan Robin.

  5. Rinata yudha

    Dahulu ketika anak saya berusia 3 tahun, dia sering kali mengalami tantrum, penyebabnya adalah balok yang disusunnya sering kali roboh. Tetapi dia terus menerus mencoba hingga akhirnya mengetahui apa menyebabkan baloknya terus menerus roboh. Seperti misalnya, kurang seimbang atau alasnya tidak rata. Membaca buku ini saya kembali teringat dengan moment tersebut, momen yang membuat saya sadar bahwa seorang anak itu adalah pejuang. Adakalanya ia menangis dan marah, tapi ia tetap berjuang walaupun akan ada hambatan. Robin juga pejuang, ia tak pernah putus asa dalam menghadapi banyak rintangan saat menuju rumah kakeknya. Cerita ini sangat relate dengan kehidupan anak-anak.

  6. Rania

    Kisah Natal yang menyentuh tentang petualangan seekor tikus pemberani. Pesan yang saya tangkap dari buku ini adalah, bertanggung jawab atas sebuah pilihan yang telah dibuat. Sikap lainnya yang perlu dijadikan sebagai contoh adalah sikap pantang menyerah. Robin terus melanjutkan perjalanannya, walaupun sepanjang perjalanan ada banyak rintangan yang harus ia hadapi. Setiap ada kesulitan pasti akan ada sebuah pertolongan, hal ini pun ada dalam kisah robin. Dan seperti buku clavis lainnya, pasti ada pesan tentang kasih sayang keluarga. Ketika kakek robin menganggap bahwa robin lah kado natal terbaik baginya.

Tambahkan ulasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *