Goldie Si Timun Mas

(3 ulasan pelanggan)

Rp150.000

Goldie adalah gadis cilik yang baik hati, pandai, dan menggemaskan. Dia memiliki kemampuan  yang sangat istimewa. Semua tumbuhan yang ditanamnya, selalu tumbuh dengan subur dan  lebat. Hal itu membuat Trol iri sehingga mengingkari janjinya. Dia ingin mendapatkan Goldie. Apakah usaha Trol berhasil? Apa yang terjadi pada Goldie?

Cerita petualangan seru tentang keberanian, dan kecerdikan dalam menghadapi masalah.
Untuk pembaca cilik pemberani mulai usia 4 tahun ke atas.

Deskripsi

Cerita petualangan seru tentang keberanian, dan kecerdikan dalam menghadapi masalah.
Untuk pembaca cilik pemberani mulai usia 4 tahun ke atas.

Hardcover
36 halaman
Ukuran: 269 x 258 x 10 mm

Ditulis oleh Harini Riana
Ilustrasi oleh Margot Senden

Informasi Tambahan

Berat 1 kg
Dimensi 24 × 22 × 2 cm

  1. Fransisca Kumalasari

    Buku ini merupakan tutur ulang cerita rakyat Timun Mas dengan modifikasi hadirnya tokoh Trol. Alur cerita yang disajikan mirip seperti versi asli. Bedanya dalam perjanjian di awal, Trol meminta semua hasil panen. Akankah Trol menepati janjinya?
    Dimulai dengan kisah sepasang suami istri yang ingin memiliki anak, kemudian mendapatkan biji mentimun ajaib dari Trol. Di dalam mentimun tersebut ada seorang bayi mungil yang diberi nama Goldie. Ia tumbuh menjadi anak perempuan yang cerdas, periang, dan pemberani. Ia gemar menyimpan berbagai jenis biji-bijian, membaca ensiklopedia, dan bermain di alam.
    Suatu hari, sebelum musim panen tiba, Trol datang menjemput Goldie. Trol ingin menangkap Goldie karena Goldie adalah anak yang istimewa, semua biji yang ditanamnya selalu tumbuh subur dan lebat dalam waktu singkat.
    Goldie pun berusaha sekuat tenaga menyelamatkan diri. Beberapa kali Goldie gagal menghalangi Trol, namun ia tetap mencoba berbagai cara yang berbeda. Bagaimana akhir cerita seru ini? Yuk, temukan langsung dalam buku!
    Kisah ini mengajak anak belajar membentuk karakter baik, seperti :
    – menepati janji yang telah dikatakan di awal
    – selalu mencoba dan berusaha, meski mengalami kegagalan berulang kali
    – yang paling penting menanamkan nilai moral bahwa setiap anak terlahir istimewa dengan keunikan masing-masing.

  2. Fransisca Kumalasari

    Buku ini merupakan tutur ulang cerita rakyat Timun Mas dengan modifikasi hadirnya tokoh Trol. Alur cerita yang disajikan mirip seperti versi asli. Bedanya dalam perjanjian di awal, Trol meminta semua hasil panen. Akankah Trol menepati janjinya?
    Suatu hari, sebelum musim panen tiba, Trol datang menjemput Goldie. Trol ingin menangkap Goldie karena Goldie adalah anak yang istimewa, semua biji yang ditanamnya selalu tumbuh subur dan lebat dalam waktu singkat.
    Goldie berusaha sekuat tenaga menyelamatkan diri dengan berbagai cara yang berbeda. Bagaimana akhir cerita seru ini? Yuk, temukan langsung dalam buku!
    Kisah ini mengajak anak belajar membentuk karakter baik, seperti :
    – menepati janji yang telah dikatakan di awal
    – selalu mencoba dan berusaha, meski mengalami kegagalan berulang kali
    – yang paling penting menanamkan nilai moral bahwa setiap anak terlahir istimewa dengan keunikan masing-masing.

  3. Fransisca Kumalasari

    Buku ini merupakan tutur ulang cerita rakyat Timun Mas dengan modifikasi hadirnya tokoh Trol. Alur cerita yang disajikan mirip seperti versi asli. Bedanya dalam perjanjian di awal, Trol meminta semua hasil panen.
    Suatu hari, sebelum musim panen tiba, Trol datang menjemput Goldie. Trol ingin menangkap Goldie karena Goldie adalah anak yang istimewa, semua biji yang ditanamnya selalu tumbuh subur dan lebat dalam waktu singkat.
    Goldie berusaha sekuat tenaga menyelamatkan diri. Beberapa kali Goldie gagal menghalangi Trol, namun ia tetap mencoba berbagai cara yang berbeda. Bagaimana akhir cerita seru ini? Yuk, temukan langsung dalam buku!
    Kisah ini mengajak anak belajar membentuk karakter baik, seperti :
    – menepati janji yang telah dikatakan di awal
    – selalu mencoba dan berusaha, meski mengalami kegagalan berulang kali
    – yang paling penting menanamkan nilai moral bahwa setiap anak terlahir istimewa dengan keunikan masing-masing.

Tambahkan ulasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.