Putri CupCake

(5 ulasan pelanggan)

Rp150.000

Putri Cupcake senang memanggang. Dia selalu makan kue-kue manis buatannya. Hingga nona Ultra hadir. Guru barunya itu tidak mengizinkan Cupcake memakan yang manis-manis. Mulai sekarang, dia harus banyak berolahraga. Sang Putri muncul dengan sebuah rencana karena dia tidak bisahidup dengan ide tidak akan majan manis lagi!

Oleh Sanne Miltenburg

ISBN: 978-602-52129-0

Deskripsi

Cerita lucu tentang kebiasaan sehat dan yang tidak sehat.
Untuk pecinta manis berusia 5 tahun ke atas.

  1. H. Eka Putri

    Buku ini memiliki alur cerita yang menarik dengan ilustrasi yang bagus dan didominasi dengan warna-warna pastel yang lembut. Bercerita tentang cupcake, melalui buku ini, anak akan diajak untuk mengenal benda-benda yang biasa ditemukan di dapur, bahan-bahan untuk membuat cupcake, bahkan ada resepnya juga yang bisa dipraktekkan bersama.

    Anak juga diajarkan untuk tidak terlalu berlebihan dalam menyukai dan membenci sesuatu, dalam hal ini adalah makanan manis. Boleh makan makanan manis tetapi harus diimbangi dengan olahraga yang teratur dan juga tidak berlebihan saat memakannya. Pun hidup sehat dan rajin berolahraga itu baik, tetapi makan makanan manis sesekali juga tidak apa-apa.

    Sebuah buku dengan great value tentang hidup sehat tetapi dikemas dengan cerita yang ringan.

  2. Chorina Ginting

    Buku Putri Cupcake oleh Sanne Miltenburg bercerita tentang seorang putri yang sangat suka makanan manis. Putri pun hobi membuat kue khususnya cupcake stroberi. Hingga suatu hari datanglah Nona Ultra yang sangat tidak menyukai makanan manis karena itu tidak sehat dan dia memaksa Putri Cupcake untuk berlatih fisik setiap hari mulai dari lari pagi, panjat tebing, berenang, dan lompat trampolin. Putri Cupcake pun merasa lelah dan rindu untuk melakukan hobinya memasak cupcake. Sampai akhirnya Putri pun tidak tahan lagi dan berusaha mengambil kunci dapur. Cerita selanjutnya tentunya bisa dibaca di bukunya. 🙂
    Buku ini baik untuk mengajak anak tidak berlebihan menyukai dan membenci sesuatu (dalam cerita ini makanan manis). Anak diajak untuk mengimbanginya juga dengan berolahraga sehingga badan pun tetap sehat. Selain itu anak juga bisa diperkenalkan tentang hobi memasak dan berolahraga. Di akhir buku juga diselipkan resep cupcake stroberi yang bisa dipraktekkan bersama anak dan keluarga lainnya sebagai kegiatan yang pastinya menyenangkan.

  3. Clara (pemilik terverifikasi)

    Awalnya saya memutuskan membeli buku ini karena pada judulnya tertulis “cupcake”. Kebetulan anak saya memang suka buku-buku bertema makanan. Ternyata secara tidak terduga ada banyak hal yang kemudian saya dan anak saya dapatkan dari buku ini.

    1. Pada halaman terakhir buku ini ada resep cupcake. Anak saya dengan semangat meminta saya membuatkan cupcake seperti yang ada di buku, padahal waktu itu saya sama sekali tidak bisa membuat kue. Akhirnya saya belajar untuk membuat kue.
    2. Karena sering minta dibacakan buku ini sambil mengamati ilustrasinya, tanpa sengaja anak saya mengenali waktu pada jam dinding, lewat ilustrasi jam yang menunjukkan aktivitas olah raga yang dilakukan Putri Cupcake.
    3. Anak saya juga belajar mengenali bahan-bahan untuk membuat kue dan mengamati proses pembuatan kue, dia mencocokan apakah yang mamanya lakukan sama dengan yang dilakukan Putri Cupcake. Dan yang paling menyenangkan untuk saya sebagai ibu adalah ketika dia menawarkan bantuan untuk membereskan dan mencuci alat yang kotor setelah selesai membuat kue, karena ingat kalimat yang diucapkan Putri Cupcake, “Bersihkan piring…”
    4. Kebetulan keluarga kami memang suka makan yang manis-manis, tapi anak saya selalu mengingatkan, “Papa dan mama boleh maka yang manis-manis, tapi jangan lupa olahraga ya!” atau “Kalo aku habis makan yang manis-manis harus gosok gigi.”
    5. Saya pernah ada di fase sering marah-marah karena hal sepele. Ternyata anak saya mengamati dan ketika saya marah tiba-tiba anak saya bilang, “Mama jangan marah-marah terus, nanti wajahmu kaya Nona Ultra!”
    Sungguh buku ini benar-benar membantu keluarga kami belajar tentang banyak hal.

    Dari beberapa pengalaman kami setelah membaca buku inilah kemudian saya sadar bahwa ilustrasi dalam buku anak punya peran yang sangat penting dalam membantu anak memahami isi cerita dan menghubungkan dengan kesehariannya atau peristiwa yang dia alami.

  4. Fransiska Rusiana Arum Sari (pemilik terverifikasi)

    Buku cerita ini bagus sekali. Buku ini mengkisahkan sosok putri cupcake yang senang membuat kue di dapur. Dia juga senang makan yang manis-manis. Melalui tokoh ini anak belajar bahwa makan manis itu boleh asal tidak berlebihan dan diimbangi olahraga. Olahraga yang putri cupcake senangi adalah bermain trampolin. Sama seperti queena yang tiapnhari lelompatan di atas temoat tidur sampe jebol. 😊
    Pesna yang begitu mendalam untuk anak yang dikemas melalui cerita yang bagus dan ilustrasi yang menarik membuat anak mudah untuk menerima pesan dari cerita ini. Terimakasih clavis selalu menyuguhkan cerita dannilustrasi yang keren untuk seluruh anak di dunia. ❤️

  5. Elpira Jessica

    Siapa disini suka makanan manis???🙋‍♀️🙋‍♀️🙋‍♀️🙋‍♂️🙋‍♂️

    Aku.. aku… 😆
    Sepertinya semua anak pasti suka makanan manis, maknan yg bs bikin mood jdi naik. Tapi sangat sulit bagi kita orng tua untuk bs menyeimbangkan makan makanan anak2 antara makanan kesukaan mereka yg manis2 dengan makanan sehat yg hrusnya lebih bnyk mereka konsumsi.

    Beli buku ini ☝️☝️
    Kenapa?
    Saat beli buku ini sy memilih krna gambarnya menarik dan ad putrinya, taulah y anak perempuan klo sdh ad kisah putri2 sangat tertarik.

    Tapi saat membacakan buku ini bersama2 dengan anak2, ternyata buku ini malah membntu sy memperkenalkan klo makan manis itu boleh, tpi hrus juga makan2an sehat dan berolahraga. Anak2 jdi termotivasi untuk makan2an sehat seperti buah dan syuran.

    Pemilihan cerita yg tdk mendiskriminasi seperti makanan manis boleh dimakan tetapi harus seimbang, menjadi ringan untuk didengar anak2.

    Beberapa scene lucu juga ditampilkan dalam ilustrasi yg menambah daya tarik buku ini. Ada juga resep membuat cup cake yg bs ditiru oleh anak2.

    Cuss langsung beli dan baca bersama anak2

Tambahkan ulasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *