Ular Pelangi Berkepala Tujuh

(2 ulasan pelanggan)

Rp130.000

Ketika sedang mencari kayu bakar di hutan, Muga terperosok ke dalam lubang yang cukup dalam. Namun, lubang itu bukanlah lubang biasa, melainkan lubang sarang ular aneh yang sangat ditakuti oleh penduduk desa. Apa yang terjadi pada Muga? Apakah ular itu akan menyakitinya? Ayo, kita cari tahu bersama!

Cerita seru tentang persahabatan dan tolong menolong antara anak manusia dan ular yang sangat istimewa. Untuk pembaca cilik umur 4 tahun ke atas.

Deskripsi

Publishing : BIG
Hardcover | 26 pages | 290 x 210 mm | ISBN: 978-623-9635-93-0
Author : Erni Yurnita
illustrator: Danielle Schothorst

Informasi Tambahan

Berat 0.5 kg

  1. Christantiowati

    Tutur ulang dari Legenda Ular Kepala Tujuh dari Bengkulu, disederhanakan tanpa mengubah inti yang sudah mengandung pesan baik. Dari raja yang berputra delapan, menjadi pasangan petani berputra dua, kakak dan adik. Dalam tutur ulang ini, sang adiklah yang menghadapi masalah, sang kakak mencari pertolongan. Tetap dengan sisi keajaiban ular yang tak hanya berkepala satu, tetapi tujuh, dan indah karena berwarna pelangi. Tetap menampilkan prasangka baik bahwa penampilan menyeramkan tak berarti begitu pula watak dan hatinya. Ular mungkin punya warisan riwayat berat terkait Adam dan Hawa. Namun, sesama makhluk Tuhan punya naluri untuk saling menyayangi dan bekerja sama. 🙂

  2. Retno putri A

    Sebuah cerita yang diadaptasi dari legenda rakyat, dikisahkan dengan lebih humanis, lebih kolaboratif, membaca buku ular pelangi berkepala tujuh dari clavis, dapat mengembangakan semangat kerjasama antara keluarga dan mengajarkan modal untuk saling percaya antara saudara maupun teman

Tambahkan ulasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.